Setitik kerinduan

Ini adalah sebuah kisah kerinduan,  yang terus memuncak tanpa tahu kapan akan berhenti. Adakah perayaan tentang kerinduan yang tidak akan membunuh??

Aku termenung, memikirkan sesuatu yang belum pantas untuk kupikirkan, melukaimu walau bagai tetesan air hujan
Namun menyakitkan.

Ketika cahaya tengah menunjukkan  dayanya, perayaan itu semakin menipis dan tertiup bagai embun. Dan kutahu bahwa semua itu tidaklah nyata.

Semua terasa hambar saat kutahu bahwa rindu ini hanya sekejap belati.

Terkadang, pernah terlibat dibenakku, kenapa rindu tak pernah peduli, kenapa rindu selalu menginginkan sebuah perayaan, kenapa rindu tak pernah lelah berharap dan kenapa rindu masih saja berharap walaupun ribut gelombang menyakiti.

Aku rindu dia, aku rindu, aku tak butuh perayaan untuk sebuah kerinduan ini, karena apa?? Karena, itu akan menyakiti hatiku, kalau kutahu dirinya tak pernah sedikitpun merindukanku.

 Dan sekarang yang bisa kulakukan yaitu, membiarkan rindu ini terusku rasakan tanpa pernah tahu, berapa lama dia akan bertahan dengan kerinduan, atau bisakah ia padam atau sesekali memperlihatkan kepadaku, bahwa rindu itu akan terus tumbuh dan akan selalu ada bersamaku.

Cukup sekian, salam hangat dariku
BAGI KAMU YANH SUDAH BACA😉😉😃

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Biografi

Kembali adalah yang terbaik