“Mungkin aku bagian dari kesalahan dalam cerita hidupmu Walau bagiku pilihan yang tepat untuk menemaniku Sampai nanti”.

Hai, apa kabar?
Aku masih saja teringat tentangmu..
Lebih, tepatnya kenangan, ku denganmu.

Yang, menurutku.. Kau adalah pria terbaik yang pernah aku kenal.

Pria, yang begitu bisa membuatku nyaman, tanpa melukai perasaanku.

Tapi, itu dulu sebelum aku mengenalmu..
Sekarang, jujur aku malah bingung dengan perasaanku.

Apakah semua masih sama, akupun tak tahu..

Saat, ini perasaanku, jawabanku, penantianku, kuharapkan pada semesta, biar semesta yang menjawab, segala pertanyaan yang selama ini belom terjawab.

Kuharap, suatu saat nanti, aku mendapatkan pria baik, sepanjang hidupku..

Kuharap, Allah mendengar doaku..
Hem, teman sebenarnya aku ingin bertanya,
Sampai saat ini, apakah kau masih membenciku?
Masih, tak menganggapku ada?

Apakah, pernah terlitas dalam benakmu, walau bagai angin pelalu untuk menceritakan semuanya..

Semua, kebencian yang pernah tertanam dihatimu,

Tahukah kamu, sampai detik ini pun aku masih setia menunggu jawabannya, untuk menjelaskan padaku.
Tapi, kurasa.. Kau tak akan pernah akan menjelaskan..

Cukup, sekian ceritaku..
Terimakasih dan sampai jumpa😉😉..




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Biografi

Kembali adalah yang terbaik