Sebuah kenangan episode 4

Dengan terpaksa, akhirnya valensa pun menyangupi permintaan dosen galak itu.

Walaupun, dalam hati kecilnya dia ingin sekali menolak, tapi Entahlah dirinya malah mengangguk.

Karena, disebabkan valensa udah sangat lelah terus berdebat dengan vasko, dosennya itu.

Jadi, pak apa saja tugas saya sebagai asisten bapak.

Vasko pun menjawab, tugasmu sekarang catetlah materi yang akan saya ajarkan ini.

Sementara, saya akan menyelesaikan pekerjaan kantor ini.

Baik pak ( ujar valensa menurut ).

25 menit sudah, valensa mencatat materi yang telah diberikan oleh dosennya itu.

Akhirnya, selesai sudah apa yang telah dicatatnya itu.

Valensa, pun bingung apa yang harus dikerjaannya itu.

Akhirnya, munculah niat jailnya untuk menggoda dosennya itu.

Jadi, dia pun menghampiri dosennya, dan memijat punggung belakang dosennya itu.

Bapak, pasti lelah bukan? ( tanya valensa ).

Mangkanya, izinkan saya memijat bapak, ( ujar valensa tersenyum jahil).

Tapi, vasko malah marah karena kaget, tiba-tiba valensa berada di belakangnya dan memegang bahunya.

Saking kagetnya akhirnya valensa terjatuh terpeleset akibat kakinya keseleo.

Valensa pun jatuh dipangkuan vasko.

Akhirnya, tatapan mata mereka bertemu.

Tanpa disengaja akhirnya valensa, melihat lingkaran kalung dileher vasko.

Lingkaran kalung, berbandul hati, yang sangat mirip sekali dengan miliknya.

Bandul, kalung yang sampai sekarang masih terus ia ingat, dan sangat sulit sekali ia lupakan.

Dan, kenangan yang menghantarkan ia teringat pada lelaki 7 tahun ini berharap cepet dipertemukan, karena perasaannya yang tak bisa ia tahan, akibat rindu yang semakin hari semakin dalam.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Biografi

Kembali adalah yang terbaik