Sebuah kenangan episode ke 2
Oke, temen-temen...disini. Saya akan melanjutkan cerita.
Valensa, dari kejauhan memanggil dosen itu, dengan nada sok akrab, valensa langsung bertanya pada dosennya itu " pak, bapak nyari saya kan?, Hem, saya tahu pak pasti bapak mau nanyain tugas saya kan.
Ha.ha bapak tenang saja, hari ini saya udah siap jalanin tugas dari bapak.
Vasko, yang terlihat kebingungan dan penuh tanya itu, tiba-tiba langsung mengikuti permainan valensa.
Hem, iya valensa bener dari tadi saya mencari kamu, tapi kamu enggak ada. Jadi saya cari, eh ternyata kita bisa bertemu disini.
Hem, maafkan saya pak.. Tadi saya ada urusan, ( ujar valensa sambil tersenyum ke arah dosennya itu).
Oke, pak jadi gimana apa langsung kita bicarakan saja, tentang hukuman saya ( ujar valensa lagi, sebenarnya membicarakan hukuman apa yang diperolehnya sangat menjengkelkan.. Tapi ya gitu deh, valensa melakukannya karena terpaksa ingin menghindari vino, yang terus membicarakan hal yang enggak mungkin di jawab.
Oke, valensa ikut kerungan bapak, bukankah tak enak apabila berbicara disini.
Baik, pak mari kita keruangan bapak.
Valensa, dari kejauhan memanggil dosen itu, dengan nada sok akrab, valensa langsung bertanya pada dosennya itu " pak, bapak nyari saya kan?, Hem, saya tahu pak pasti bapak mau nanyain tugas saya kan.
Ha.ha bapak tenang saja, hari ini saya udah siap jalanin tugas dari bapak.
Vasko, yang terlihat kebingungan dan penuh tanya itu, tiba-tiba langsung mengikuti permainan valensa.
Hem, iya valensa bener dari tadi saya mencari kamu, tapi kamu enggak ada. Jadi saya cari, eh ternyata kita bisa bertemu disini.
Hem, maafkan saya pak.. Tadi saya ada urusan, ( ujar valensa sambil tersenyum ke arah dosennya itu).
Oke, pak jadi gimana apa langsung kita bicarakan saja, tentang hukuman saya ( ujar valensa lagi, sebenarnya membicarakan hukuman apa yang diperolehnya sangat menjengkelkan.. Tapi ya gitu deh, valensa melakukannya karena terpaksa ingin menghindari vino, yang terus membicarakan hal yang enggak mungkin di jawab.
Oke, valensa ikut kerungan bapak, bukankah tak enak apabila berbicara disini.
Baik, pak mari kita keruangan bapak.
Komentar
Posting Komentar