Malam ini, Disebuah ruang jemari  Daku sendiri duduk termenung dibawah sinar lampu.

Yg menerangi ruangan ini sesaat, merasa kosong hampa dan kekurangan.

 Namun merasa senang karena, dengan kesendirian ini Daku banyak belajar Bahwa, tak selamanya Harus bersama,
banyak hal yang terjadi saat ini.

Sampai daku ingin berlari, berteriak, Pergi atau hilang, dari permukaan.

Namun tetap saja, Sang pencipta begitu baik pada daku.

 Tetap mengharapkan daku menjadi, Hamba yg taat akan perintah nya.

Malam ini,  Daku banyak belajar tentang betapa hidup ini begitu menyakitkan.

 Namun masih tetap bersyukur, Dengan hidup ini.

Karena hidup ini bukan tentang keluhan.. Tpi tentang bagaimana diriku ini dapat bersyukur dan memberikan yang terbaik 😊
 Ya, Allah.. Aku tersesat di jalan ini..

Perasaan kosong dan hampa.. Terus terasa.. Kian hari..

 kian.. Membelenggu.. Diterkam ombak.. Seolah perasaan ini.. Memang dihadirkan Allah atas hidup.. Daku ini

mungkin agar.. Daku dapat belajar untuk menyikapi diri.. Menjadi lebih.. Baik

...agar daku sadar.. Dibalik perasaan yg menyakitkan ini.. Terdapat hal yg indah.. Yg tak akan pernah dibayangkan..

Ya Allah,

aku hanyalah hambamu yg lemah, Penuh dosa.. Dan masih banyak lagi.. Semata salah kah.. Bila diri ini. Terus berharap.. Agar suatu saat nanti.. Bisa bertemu denganmu..πŸ˜ŠπŸ˜ŠπŸ˜ŠπŸ˜‡πŸ˜‡

Cukup sekian..

Komentar

  1. Seperti baca puisi ka akunya, sedang curhat dengan Allah lewat tulisan saya juga sering hii

    BalasHapus
  2. puisi berbentuk curhat, bagus ihhh

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Biografi

Kembali adalah yang terbaik